AMALAN PAGI DAN SORE SUPAYA DIBERI KEBAIKAN SEPANJANG HARI
Menjalani kehidupan sehari-hari tentu tidak selamanya mendapat kebaikan. Terkadang kita mendapatkan nasib yang baik, dan adakalanya juga mendapatkan nasib yang tidak diharapkan yakni nasib buruk.
Kira-kira begitulah siklus kehidupan yang telah ditetapkan Allah SWT, seseorang yang hidup di dunia tidak akan mendapatkan suatu momen baik ataupun buruk yang abadi, semua hanya sementara.
Akan tetapi, segala sesuatu pasti memiliki hikmahnya masing-masing, dan tak ada satupun yang terjadi tanpa ada hikmah ataupun pelajaran penting bagi kita, termasuk juga keadaan nasib baik atau nasib buruk yang menimpa manusia.
Oleh karena itu, sebagai umat Islam yang percaya akan adanya Allah SWT, maka seyogyanya kita selalu berdoa kepada-Nya agar diberikan kebaikan di setiap harinya dan memohon supaya dijauhkan dari segala keburukan.
Dalam kitab Wirdul Lathif yang disusun oleh Imam Al-Haddad, terdapat sebuah amalan ataupun dzikir pagi dan sore agar senantiasa mendapat kebaikan sepanjang harinya. Berikut ini adalah doanya:
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمَ فَتْحَهُ وَنَصْرَهُ وَنُوْرَهُ وَبَرَكَتَهُ وَهُدَاهُ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمَ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ وَخَيْرَ مَا قَبْلَهُ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ. وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا فِيْهِ وَشَرِّ مَا قَبْلَهُ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ
Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum, fathahu, wa nashrahu, wa nûrahu, wa barakatahu, wa hudâhu. Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum wa khaira mâ fîhi wa khaira mâ qablah, wa khaira mâ ba’dah. Wa a‘ûdzubika min syarri hâdzal yaum, wa syarri mâ fîhi wa syarri mâ qablah, wa syarri mâ ba’dah
Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat), pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan hari ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, kebaikan hari sebelumnya, dan kebaikan hari setelahnya. Dan Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini, keburukan apa yang ada di dalamnya, keburukan hari sebelumnya, dan keburukan hari sesudahnya".
Perlu diketahui bahwa doa atau amalan tersebut sebenarnya berasal dari sebuah hadits yang dha'if, akan tetapi para ulama sepakat bahwa itu tidak apa-apa jika selagi untuk hal-hal yang bersifat keutamaan, disamping juga, isi kandungan yang ada dalam amalan tersebut sangat baik.
Selain itu, para kekasih Allah dan para ulama juga mengamalkan amalan tersebut, sehingga sangat dianjurkan juga bagi kita untuk mengamalkannya.
Demikilah amalan atau doa untuk memohon kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan kebaikan setiap harinya. Semoga kita semua selalu berada dalam kebaikan. Wallahu a'lam.



Komentar
Posting Komentar