DAMPAK INTERNET TERHADAP PERILAKU GENERASI MUDA

 Internet merupakan jaringan mendunia antar komputer untuk berkomunikasi dari satu tempat ke tempat lain di belahan dunia yang luas ini yang di dalamnya terdapat berbagai macam informasi, baik informasi positif, maupun negatif dimana semua informasi itu dapat diakses via internet. Menariknya lagi, alat komunikasi yang satu ini dapat dimanfaatkan oleh generasi tua maupun generasi muda, bahkan anak-anak sekalipun. Di balik manfaatnya yang besar, ia juga menyimpan sesuatu yang dapat membuat prilaku seseorang berubah dari baik ke tidak baik ketika umpamanya ia disalah gunakan oleh pengguna jasa internet termasuk di dalamnya generasi muda Islam. Munculnya kenakalan remaja seperti perkelahian, dan berbagai jenis perbuatan menyimpang dapat bersumber dari penyalah gunaan jasa internet.

Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari internet, terutama dalam proses komunikasi dan penggalian informasi bagi seluruh masyarakat pengguna internet termasuk remaja. Disana dapat dengan cepat mendapatkan informasi, bisa mencarinya dengan menggunakan google atau dengan cara yang lain. Tetapi kebanyakan remaja menggunakan internet untuk mencari teman, chatting, kirim email dan mencari tugas-tugas kuliah atau tugas sekolah. Dikalangan remaja masa kini yang lagi marak-maraknya adalah facebook. Mereka mencari teman melalui facebook dan bisa juga kirim-kirim foto atau dan lain sebagainya

Maka tidak mengherankan jika selama ini bahaya mengancam dari pemanfaatan online terhadap kebiasaan dan perilaku kaum remaja, di mana remaja merupakan sorotan utama untuk dikaji baik oleh pemerintah maupun lingkungan akademis. Saat ini nampaknya telah terjadi kecenderungan pengguna internet yang sering mengenyampingkan nilai-nilai moral dan etika. Padahal dalam tatanan sosial, etika sangat diperlukan guna menghindari terjadinya pergesekan yang berujung kepada konflik. 




DAMPAK TERHADAP PERILAKU TERSEBUT APA SAJA ?

Dampak negatif dalam perkembangan moral dapat terjadi karena adanya kesempatan untuk mengunduh isi situs tanpa ijin. Berkaitan dengan hal ini banyak orangtua yang mengajarkan anak-anaknya untuk tidak mencuri bahkan mungkin memberikan hukuman bila anaknya melakukan tindak pencurian. Namun ironisnya, bila hal tersebut dilakukan dengan perangkat internet (contohnya mengunduh secara illegal baik lagu atau film dengan berbagai cara), maka punishment dari orangtua sering dan bahkan tidak pernah diterapkan.

menurut beberapa ahli dampak negatif dari pemaparan internet terhadap remaja diantaranya:

(1).Dampak pada perkembangan fisik. Interaksi remaja dengan internet banyak mengurangi aktivitas gerak karena konsep dari internet adalah memudahkan kehidupan manusia sehingga akan banyak mengurangi dalam bergerak. Saat ini dalam beraktivitas para remaja sudah banyak menggunakan perantara internet. Hal tersebut lanjut Seto.menyebabkan perkembangan fisik remaja yang terlalu dipapar oleh internet banyak mengalami physical decline. Contohnya problem visual seperti kelelahan mata, sakit kepala bahkan penglihatan kabur karena remaja lebih rentan daripada orang dewasa terhadap cahaya dan radiasi yang dipancarkan dari perangkat internet. Selain itu obesitas juga kasus yang sering terjadi akibat berkurangnya aktivitas fisik. Obesitas pada remaja dapat memicu terjadinya ketidak seimbangan hormonal dan metabolism yang akan menggiring terjadinya serangan jantung premature. 

(2) Dampak pada perkembangan emosi dan sosial. Pada remaja, perkembangan emosi tidak lepas dari interaksinya dengan lingkungan sosial. Bila lingkungan sosial yang ada di sekeliling remaja berupa lingkungan sosial yang “virtual” dan tidak pada kenyataannya, maka perkembangan emosi remaja juga cenderung tidak kuat karena umpan balik dari lingkungan virtual dapat diatur sesuai kehendak individu, sedangkan umpan balik dari lingkungan nyata belum tentu sesuai dengan kehendak individu. Sehingga individu harus mengembangkan keterampilan sosial dan emosi untuk mengatasinya.

 (3). Dampak pada perkembangan inteligensi. Beberapa ahli mengulas tentang pengaruh internet Dampak Mukhyar 7 dalam perkembangan inteligensi karena internet sudah tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah ataupun di lingkungan sekolah. Remaja saat ini mungkin menggunakan otak mereka jauh berbeda dengan remaja di generasi sebelumnya. Temuan bisa berarti bahwa teknik pengajaran saat ini dan metode pengujian belum tentu efektif dalam mengestimasi kecerdasan mereka.

 (4). Dampak pada perkembangan moral. Dampak pada perkembangan moral terutama terjadi karena pemaparan pada situs-situs yang banyak mengandung unsur pornografi dan kekerasan. Banyak kasus di Indonesia tentang kekerasan dan kejahatan seksual pada remaja yang baik pelaku maupun korbannya adalah remaja akibat eksposure terhadap situs-situs internet yang tidak dikontrol oleh orangtua maupun orang dewasa lain yang bertanggungjawab terhadap perkembangan remaja di Indonesia. Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa perilaku kenakalan pada remaja yang dipengaruhi oleh media internet antara lain adalah:
 (a). Perkelahian sebagai akibat dari kecanduan game online yang bertema kekerasan, peperangan, terorisme.
 (b). Perkataan yang kotor, kasar, tidak senonoh, saling mengejek antar teman yang bermula dari penulisan “status” di facebook atau twitter dan jejaring sosial lainnya.
 (c). Penipuan, melalui media internet rentan sekali penipuan dengan memasang iklan-iklan jual beli barang dengan harga murah.
 (d). Pemalsuan identitas, melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, instagram dan lain-lain dengan menemukan teman yang baru dikenalnya sehingga memudahkan untuk menipu dan dapat menghindar dari tanggung jawab jika melakukan tindakan merugikan orang lain. 
(e). Penculikan, seringkali terjadi penculikan gadis remaja karena berkenalan dengan temannya di facebook untuk bertemu di dunia nyata sehingga membawa kabur gadis remaja tersebut.
 (f). Perbuatan asusila, seperti perkosaan, pencabulan, sex bebas, sebagai akibat dari melihat gambar/ video porno di internet.
 (g). Membolos sekolah, karena begadang kecanduan game online sampai larut malam bahkan sampai pagi.
 (h). Berbohong pada orang tua, karena kecanduan internet membutuhkan biaya untuk ke warnet atau membeli pulsa modem (Kuota Internet)


ada 16 wujud perilaku delinkuen menurut Adler (1952), yaitu:

 (1) Kebut-kebutan di jalanan yang mengganggu keamanan lalu lintas, dan membahayakan jiwa diri sendiri dan orang lain. 

(2) Perilaku ugal-ugalan, brandalan, urakan yang mengacaukan ketentraman masyarakat sekitar.

 (3) Perkelahian antar-genk, antar-kelompok, antar-sekolah, antar-suku (tawuran),
sehingga kadang-kadang membawa korban jiwa.

(4) Membolos sekolah lalu bergelandangan sepanjang jalan atau bersembunyi di tempat-tempat terpencil sambil bereksperimen lakukan tindak kedurjanaan dan tindak a-susila.

 (5) Kriminalitas remaja dan adolesens seperti: intimidasi, memeras, mencuri, mencopet, merampas, menjambret, menyerang, merampok, membunuh dengan menyembelih korbannya, mencekik, meracun, dan tindak kekerasan serta pelanggaran lainnaya.

 (6) Berpesta-pora, sambil mabuk-mabukan, melakukan seks bebas.

 (7) Perkosaan, agresivitas seksual dan pembunuhan dengan motif seksual karena didorong oleh reaksi-reaksi kompensatoris dari perasaan inferior, menuntut pengakuan diri, depresi hebat, rasa kesunyian, emosi balas dendam, kekecewaan ditolak cintanya oleh seorang wanita, dan lain-lain.

 (8) Kecanduan dan ketagihan bahan narkotika yang erat kaitannya dengan tindak kejahatan. 

(9) Tindak immoral seksual tanpa tedeng aling-aling dan malu dengan cara yang kasar.

 (10). Homoseksualitas, erotisme anal dan oral, serta gangguan seksual lain pada remaja yang disertai tindakan sadistis. 

(11) Perjudian dan bentuk-bentuk permainan lain dengan taruhan, sehingga berekses kriminalitas.

 (12). Komersialisasi seks, pengguguran janin oleh gadis-gadis delinkuen, serta pembunuhan bayi oleh ibu-ibu yang tidak kawin

. (13) Tindakan radikal dan ekstrim, dengan cara kekerasan, penculikan dan pembunuhan yang dilakukan anak-anak remaja.

 (14) Perbuatan a-sosial dan antisosial lain disebabkan gangguan kejiwaan pada remaja psikopatik, psikotik, neurotik.

 (15) Tindak kejahatan disebabkan oleh peyakit tidur (encephalitis lethargical), dan ledakan meningitis serta post-encephalitics, juga luka di kepala dengan kerusakan pada otak yang berakibat pada kerusakan mental, sehingga yang bersangkutan tidak mampu melakukan kontrol diri.

 (16) Penyimpangan tingkah laku karena adanya kerusakan karakter pada anak yang menuntut kompensasi, disebabkan adanya organ-organ yang inferior.

Untuk mengatasi kenakalan remaja dapat dilakukan dengan berbagai cara umpamanya: 

 A. Keluarga, yaitu:

 (1) Beritahukan kepada anak dan remaja tentang dampak positif dan negatif internet.

 (2) Usahakan untuk menyediakan internet di rumah dan meletakkan computer yang mudah dilihat dengan memblokir terlebih dahulu situs-situs yang dianggap tidak layak untuk anak remaja, sehingga mudah diawasi ketika sedang berinternet.

 (3) Awasi perubahan sikap dan perilaku anak dan remaja, serta bangun komunikasi yang tepat sehingga anak dan remaja tidak takut berbagi pengalamannya berinternet dengan orang tua.

 (4) Beritahukan situs-situs seru yang cocok dengan usianya, sehingga anak dan remaja tidak mencari sendiri situs-situs yang masuk dalam situs orang dewasa.

 (5) Jangan biarkan anak dan remaja berselancar di dunia maya berjam-jam, dengan membatasi penggunaan internet anak dan remaja diarahkan untuk berinternet dengan hal-hal yang positif. 

B. Sekolah, yaitu:

 (1) Guru memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai dampak positif dan negative dari media internet.

 (2) Sekolah dalam menyediakan layanan internet di sekolah berupa wireless atau hotspot hendaknya diblokir dahulu situs-situs yang tidak layak dilihat anak dan remaja. 

(3) Guru dalam Dampak Mukhyar 9 memberikan tugas-tugas dari internet disesuaikan dengan kemampuan siswa dengan mengarahkan pembelajaran melalui e-Learning, e-mail, thinkquest.

 (4) Guru turut aktif dalam jejaring sosial facebook, twitter dan lain-lain tiada lain untuk mengawasi anak didik dalam bergaul di internet.








Komentar

Postingan Populer